Deskripsi
Judul : MUSTIKA BERSULAM EMAS
Pengarang : Irwanto Al-Krienciehie
Ukuran : 20 cm x 14 cm
Tebal : 441 Halaman
ISBN : 978-623-9036-49-2
Sinopsis
Pengembaraan dan pencarian kebenaran dan kesejatian diri bukanlah mudah, namun menempuh proses yang panjang dan perjalanan yang terjal dan melelahkan. Khilaf, salah dan lupa merupakan sifat insani yang dhaif tapi bukan sesuatu yang harus penghalang meraih cintaNya, karena Allah membuka pintu taubat; yakni tempat kembali ke haribaanNya.
Seperti seruling bambu yang kemerduannya merupakan “rintihan” kesejatiaanya untuk kembali ke asal diri, yakni rumpun bambu.Kuatnya nuansa profetik-sufistik dalam novel ini dibuktikan dengan unsur sastra yang memikat, menggelitik kesadaran dan menggairahkan rasa keagamaan. Dibumbui dengan sensasi dan perenungan nilai-nilai spiritual di lubuk hati yang sublim. Tema moralitas (Mustika Budi) dipadu dengan muhasabah atau introspeksi diri (Mustika Hati), serta berbuhul pada kesejatian diri yang spiritualistik dan transedental (Mustika Diri Sejati). Kemudian diolah dan diramu ke dalam kisah cinta yang menerima dan memberi dan mengikuti unsur inderawi secara simbolik dengan realitas yang lebih tinggi menembus dimensi langit spiritualitas, bahkan menyingkap sisi insaniah menuju keilahiahan, yang merupakan unsur jiwa/ruhani. Menjadi manifestasi kesejatian cinta, bak benang dan tenunan yang rindu kembali kepada kapas, atau umpama seruling bambu yang rindu kembali ke pokok dan rumpunnya.
Selain itu, nuansa religiusitasnya sangat terasa ke sanubari terdalam, membumi dari sisi kemanusiaan universal, dan menembus langit ruhani dengan kerlap-kerlip cahaya cinta insaniah menuju cinta ilahiah. Realitas ceritanya tampak pada kehidupan sehari-hari sang tokoh yang banyak memetik hikmah pada setiap detak dan detik derap kehidupannya, sehingga sang tokoh senantiasa melakukan kontemflasi untuk menikmati setiap perjalanan spiritual dan intelektual dengan batin yang damai dan tenang. Sebab, rasa cinta Ilahi tertanam di kalbunya. Kemudian keteguhan para tokoh untuk istiqamah menggapai makna religiusitas yang dikemas dengan lembut, haru, anggun dalam pesona iman dan etika ketimuran (Indonesia).Pembaca diajak menelusuri getar-getir cinta para insani tanpa dipanaskan di atas tungku birahi tapi dibawa mencari kesajatian cinta pada kesubliman kalbu. Cinta, persahaban, dan komitmen pada tujuan adalah esensi mencari kebenaran dalam merajut cinta sejati-Nya. Novel Mustika Bersulam Emas ini membawa Anda pada spiritualitas dan transedental cinta murni seputih kapas dan sebening kaca tanpa berakhir dengan dendam dan permusuhan








Ulasan
Belum ada ulasan.